Masuk

Menghidupkan Ilmu Waris Islam

Platform faraid interaktif pertama berbahasa Indonesia

تَعَلَّمُوا الْفَرَائِضَ فَإِنَّهَا مِنْ دِينِكُمْ

"Pelajarilah ilmu Faraid, karena sesungguhnya ia adalah bagian dari agama kalian."

— Umar ibn Khattab رضي الله عنه

Para ulama menyebutnya setengah dari ilmu agama (nishful 'ilm). Ia adalah ilmu pertama yang akan diangkat dari umat ini, dan salah satu yang paling ditekankan oleh para Sahabat Nabi ﷺ.

Faraid juga termasuk ilmu yang istimewa karena rinciannya langsung dijabarkan oleh Allah dalam Al-Qur'an — bukan sekadar hasil ijtihad ulama — dan Rasulullah ﷺ sendiri yang memerintahkan penegakannya: "Berikanlah bagian waris kepada yang berhak; sisanya menjadi hak kerabat laki-laki terdekat" (HR. Muttafaq 'alaih). Karena kedudukannya yang tinggi ini, hampir setiap ulama fikih sepanjang sejarah menjadikan Faraid sebagai salah satu bab terpenting dalam karya mereka.

Latar Belakang

Pengetahuan masyarakat Indonesia tentang hukum waris Islam masih sangat minim. Banyak kasus pembagian warisan dilakukan tanpa mengikuti aturan syariat — bukan karena kesengajaan, melainkan karena ketidaktahuan. Padahal, jika harta waris dibagikan tidak sesuai aturan Allah, harta tersebut dapat menjadi haram bagi yang menerimanya.

Ilmu Faraid sendiri sering hanya dipelajari sekilas lalu dilupakan, padahal ia termasuk ilmu yang paling ditekankan oleh para Sahabat Nabi ﷺ. Faraid Academy didirikan untuk menjawab kesenjangan ini — menghadirkan platform yang membuat ilmu waris Islam mudah dipelajari, diuji, dan diulang secara konsisten.

Silsilah Ilmiah

Syaikh Abdurrahman al-Aluni al-Madani (1335–1430H)

Mufti Madzhab Syafi'i di Masjid Nabawi

Syaikh Muhammad Sa'id az-Zulaibani (1355–1439H)

Lebih dari 50 tahun mengajar Faraid di Masjid Nabawi

Syaikh Fayiz Ahmad al-Ghamidi

Hakim Syar'i — Mahkamah Madinah al-Munawwarah

Penyusun Al-Fawā'id fī Tashīl Masā'il al-Farā'idh (Ed. 4, 1446H) — buku panduan ringkas masalah-masalah faraid, kitab pegangan halaqah Masjid Nabawi

Abdul Karim Hidayathullah, B.A., M.A.

Pembina

Sertifikasi Faraid Masjid Nabawi

Asal: Kota Pariaman, Sumatera Barat

SMA: MAN 2 Padang Panjang

Pendidikan: Universitas Islam Madinah

Lihat profil →

Muhammad Siddiq Syafruddin, Lc., B.A.

Pengembang Platform

Sertifikasi Faraid Masjid Nabawi

Asal: Kota Pariaman, Sumatera Barat

SMA: MAN 2 Padang Panjang

Pendidikan: LIPIA Jakarta → Universitas Islam Madinah

Lihat profil →

Dalam Angka

530+

Pengguna Terdaftar

431

Peserta Kompetisi 2026

6

Negara

179

Institusi Pendidikan

Kompetisi 26 Maret 2026 — 47 soal kompleks, 90 menit, tanpa kalkulator. Nilai sempurna: 47/47.

Misi

Faraid Academy lahir untuk menghidupkan kembali minat para penuntut ilmu syar'i terhadap ilmu waris Islam — sebuah disiplin yang sangat ditekankan oleh para Sahabat Nabi sebagai bagian integral dari agama.

Platform ini terbuka untuk siapa saja — santri, mahasiswa, praktisi, maupun masyarakat umum — yang ingin benar-benar menguasai ilmu ini.

Bergabung ke Komunitas Dukung Kami